Langsung ke konten utama

Unggulan

Sotong goreng crispy

Bahan-bahan 250 gr Cumi/Sotong, potong cincin 1 bh Jeruk Nipis 1 siung Bawang Putih, parut 1 butir Putih Telur 2 sdm Air Es 5 sdm Terigu 3 sdm Tepung Sagu/Tapioka secukupnya Lada bubuk secukupnya Garam Langkah Aduk rata putih telur dan air es, sisihkan Aduk rata Terigu, tapioka, lada bubuk, garam. Sisihkan Cuci bersih cumi/sotong, lumuri air jeruk nipis diamkan 10 menit, cuci kembali. Tiriskan Bumbui sotong/cumi dg bawang putih parut, garam dan lada, diamkan kembali slm 15 menit Celupkan cumi/sotong kedlm putih telur, lalu gulingkan ke adonan tepung. Masukkan lg kedalam putih telur dan gulingkan kembali ke adonan tepung, cubit2 agar tepung menempel rata, lakukan sampai habis Panaskan minyak, goreng cumi sampai matang kecoklatan (saya pakai api kecil). Angkat, sajikan  

Tumis Kembang Kol Mix Udang Pedas Manis Gurih


Bahan Bahan

- 150g Kembang kol
- 100g Udang
- 3 btg Sawi
- 3 siung Bawang putih
- 1 bh Bawang bombay
- 2 bh Cabai keriting
- 2 sdm Minyak goreng
- 1 bks Saus Tiram (30 g)
- 100 ml Air


Cara Memasak


  1. Potong potong kembang kol dan sawi. Iris-iris bawang bombay, cabai keriting, dan bawang putih.
  2. Tumis bawang putih, bawang bombay, udang, dan cabai keriting hingga harum.
  3. Masukkan kembang kol dan sawi.
  4. Tambahkan air dan  Saus Tiram, masak hingga matang, angkat, dan sajikan.


Tips
Kandungan Gizi Kol Dan Sejenisnya
Kol biasa dimanfaatkan daun dan bunganya untuk dimakan. Kol dan beberapa jenis variannya mengandung banyak vitamin C yang berguna untuk mencegah sariawan. Selain itu ada kandungan lain juga yang dimiliki oleh kol dan kerabatnya:

Kol Putih Dan Kol Merah

Memiliki tekstur yang renyah sehingga cocok untuk membuat salad atau pun lalapan. Warna merah pada kol berasal dari zat pigmen yang disebut antos yanin. Pada kedua jenis kol ini memiliki kandungan kalsium yang tinggi yaitu 46 mg/100 g. Kalsium ini berguna mencegah osteoporosis.

Kembang Kol

Merupakan sumber vitamin dan mineral. Gula alami (karbohidrat) yang dimiliki lebih rendah dibandingkan dengan kol merah atau putih yaitu sebanyak 4.9g/100g, sehingga cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes.

Agar kandungan gizi pada kol/ kembang kol tidak hilang, maka hindari memasaknya terlalu lama. Selain itu, sebaiknya masak dengan menggunakan air sedikit (secukupnya) saja atau ditumis karena bahan tersebut mengandung vitamin C yang mudah larut dalam air.

Komentar

Postingan Populer